Bupati Luwu Utara Lepas 227 Calon Jamaah Haji Kloter 20 ke Tanah Suci
MASAMBA — Sebanyak 227 calon jamaah haji asal Kabupaten Luwu Utara resmi diberangkatkan menuju embarkasi sebagai bagian dari Kelompok Terbang (Kloter) 20. Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, di Masjid Syuhada Masamba dan berlangsung khidmat dengan kehadiran keluarga jamaah serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Rahim mengungkapkan rasa syukur atas keberangkatan jamaah haji tahun ini yang jumlahnya termasuk salah satu yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kemurnian niat selama melaksanakan ibadah di Tanah Suci, terlebih setelah masa penantian rata-rata yang mencapai 12 tahun.
“Perbanyak istighfar dan luruskan niat. Penantian panjang selama 12 tahun semoga tidak mengurangi kesungguhan kita dalam menjalankan ibadah haji,” pesannya, 13 Mei 2025.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga akhlak dan kebersamaan selama berada di tanah suci, mengingat jamaah akan berbaur dengan jutaan umat Islam dari berbagai negara.
“Harapan kami, jamaah dari Luwu Utara dapat menjadi teladan. Jaga kebersamaan, saling membantu satu sama lain dalam kloter, dan tunjukkan identitas kita sebagai jamaah yang tertib dan santun,” imbuh Bupati.
Doa turut dipanjatkan agar seluruh jamaah diberi kesehatan, kelancaran ibadah, serta kembali ke tanah air dalam keadaan selamat. Ia juga mendoakan keluarga jamaah yang ditinggalkan agar senantiasa dilindungi Allah SWT.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Luwu Utara, Rusydi Hasyim, menambahkan bahwa ketaatan jamaah terhadap arahan petugas haji menjadi kunci kelancaran perjalanan.
“Saya berharap seluruh jamaah selalu tertib dan disiplin mengikuti instruksi petugas. Selain membawa diri sendiri, kita juga membawa nama baik Luwu Utara dan Indonesia,” ujarnya.
Ia menutup arahannya dengan doa agar para calon jamaah kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Berdasarkan data Kemenag Luwu Utara, Kloter 20 tahun 1446 H/2025 terdiri atas 85 jamaah laki-laki dan 142 jamaah perempuan. Peserta tertua adalah Poseria Andi Pangeran (97 tahun), sedangkan jamaah termuda adalah Yasmin Hasan (21 tahun) asal Malangke. (*)

Tinggalkan Balasan