MEEGORA.ID

Terdepan & Terpercaya

Ketua DPRD Luwu Utara Serahkan Aspirasi Kedatuan Luwu ke Komisi II DPR RI

 

Jakarta – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Luwu Utara, Husain, menyerahkan tembusan surat dari Kedatuan Luwu terkait aspirasi pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya kepada Komisi II DPR RI, Rabu (11/02/2026).

Penyerahan dokumen tersebut berlangsung di ruang rapat Komisi II DPR RI dalam agenda audiensi Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia bersama pimpinan Komisi II DPR RI. Surat tersebut diterima langsung oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Zulfikar Arse, disaksikan oleh sejumlah pimpinan komisi yang hadir.

Surat tersebut diketahui ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui jalur diskresi sebagai langkah khusus di tengah kebijakan moratorium pemekaran daerah yang masih berlaku.

Husain menjelaskan, penyerahan tembusan surat tersebut dilakukan atas restu Andi Maradang Mackulau selaku Datu Luwu. Dalam surat tersebut termuat aspirasi masyarakat Tana Luwu yang menginginkan pembentukan Provinsi Luwu Raya sebagai daerah otonomi baru.

Menurutnya, audiensi tersebut menjadi kesempatan penting untuk menyampaikan langsung harapan masyarakat Tana Luwu kepada pemerintah pusat melalui DPR RI.

“Audiensi ini menjadi momentum strategis bagi kami untuk menyuarakan aspirasi masyarakat Tana Luwu terkait pembentukan Provinsi Luwu Raya,” ujar Husain.

Ia menegaskan bahwa perjuangan pembentukan provinsi baru tersebut merupakan aspirasi bersama yang telah lama diperjuangkan oleh masyarakat, pemerintah daerah, serta tokoh adat di wilayah Tana Luwu.

Husain berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian khusus terhadap usulan tersebut melalui jalur diskresi presiden, meskipun kebijakan moratorium pemekaran daerah masih berlaku.

Di akhir keterangannya, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Tana Luwu untuk terus menjaga persatuan dan bersama-sama mengawal perjuangan tersebut.

“Mari kita tetap solid dan saling menguatkan dalam memperjuangkan aspirasi ini. Tana Luwu, Wanua Mappatuo Naewai Alena,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini